30.10.15
WANITA-WANITA YANG JAUH DARI RAHMAT ALLAH
Tata cara mandi wajib ( mandi junub )
Assalamu’alaikum.. :)
Tata Cara Mandi Junub (Mandi Wajib).
Jika engkau dalam keadaan junub (berhadas besar) karena keluar mani ketika mimpi atau kerena bersetubuh dan sebab yang lainnya, maka engkau wajib mandi besar. Ambillah air dan bawalah ke kamar mandi (jika tidak ada air dan diperlukan). Basuhlah kedua tanganmu 3x. Wajib menghilang sesuatu yang najis dan sesuatu yang dapat menghalangi (cat,dll) tubuh dari terkenanya air sebelum melakukan mandi. Berwudhulah (disunnahkan) seperti wudhu untuk melakukan shalat sebelum mandi mengangkat hadas besar menyertakan semua doa-doanya, hanya saja jangan engkau membasuh kedua kaki kecuali setelah selesainya mandi karena hal itu akan lebih hemat air (jika air sedikit). Siramlah air di kepalamu 3x sambil mengguyur kepala berniat dihati mengangkat hadas besar, seperti “Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari janabati fardlal lillaahi ta’aalaa (Artinya: Sengaja aku mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar dan mandi wajib kerana Allah Ta’ala)", lalu siramlah air ke tubuh bagian kanan 3x, lalu bagian tubuh kiri 3x, begitu bagian belakang 3x, lalu masukkanlah jari tangan kedalam gayung yang ada airnya lalu sela-selailah rambut seperti memijit kepala dan jenggotnya, yakinkan bahwa engkau telah menyampaikan air atau meratakan air keseluruh tubuhmu (harus dibasuh/diratakan dengan air (seperti wudhu) diantaranya kuping, hidung, puser) sampai kelipatan-kelipatan tubuh dan tempat tumbuhnya rambut baik tebal maupun tipis, juga membasuh/mengguyur lipatan dubur/pantat seperti melakukan cebok buang air, hati-hati, janganlah engkau menyentuh alat kelaminmu dengan telapak (muka tangan) tanganmu setelah berwudhu maka jika hal itu terjadi maka wajib bagimu untuk mengulang wudhu kembali.
Adapun yang merupakan rukun dan kewajiban mandi wajib dari semua yang telah tersebut adalah :
1. Niat.
2.. Menghilangkan Najis.
3. Meratakan air keseluruh badan dengan cara menyiramkannya.
Penulis : M. Shulfi bin Abunawar Al 'Aydrus.
24.10.15
TANGISAN SUCI BAGINDA NABI
محمد علي سونلىTARIQAH BA ALAWI (Tarekat Kaum Sufi)
TANGISAN SUCI BAGINDA NABI
Suatu ketika Sayyidina Husein kecil mendatangi ibundanya, Sayyidah Fathimah, sembari menangis ia berkata. “Bundaku, Kakek (Nabi Muhammad SAW) lebih mencintai kakakku Hasan daripada aku.” “Mengapa duhai anakku..?” tanya Sayyidah Fathimah penuh kelembutan. “Kakek senantiasa mengecup bibir Hasan sedangkan Kakek hanya mencium leherku.” ujar Sayyidina Husein kecil. Segera Sang Ibunda membawa kedua anaknya menghadap Rasulullah SAW dan menceritakan keluhan anak tercintanya itu. Sembari menatap tajam dan lama, Rasulullah SAW pun berkata, ”Anakku Fatimah, Hasan memang selalu ku kecup bibirnya, lantaran kelak ia akan wafat diracun oleh orang terdekatnya, dan seluruh isi perutnya akan terburai keluar lewat mulutnya. Sedangkan engkau wahai Husein..” Sambil menatap Sayyidina Husein lama sekali, Rasulullah SAW tidak bisa meneruskan ucapannya, dan akhirnya Beliau SAW pingsan beberapa saat. Setelah tersadar Beliau SAW kembali menatap Sayyidina Husein sambil terus menangis berguncang dadanya, lantas berucap, “Sedangkan engkau, Husein.., sering kali kucium lehermu karena engkau akan meninggal syahid dengan keadaan terpisah kepala dari jasad.” Dan saat itu, keadaan rumah mungil yang penuh cahaya Surgawi itupun pecah oleh Tangisan Suci Rasulullah Saw, Sayyidah Fatimah dan kedua Cucu Beliau SAW. Dan hari ini, 10 Muharram tepat 14 abad yang lalu di padang gersang Karbala Iraq, Sayyidina Husein beserta hampir seluruh AhlulBait Nabi SAW dibantai oleh manusia-manusia munafik yang serakah akan harta dan jabatan dunia. Asyura adalah Hari kemenangan para Nabi dan Rasul. Asyura juga Hari kemenangan yang diraih Sayyidina Husein dan para AhlulBait Nabi SAW demi tegaknya dakwah Sang Nabi. TRAGEDI KARBALA bukan milik Syiah, tapi milik umat ISLAM. Jadikan Asyura sebagai semangat menuju kesempurnaan akhlak, menegakkan Al-Haqq (Kebenaran) dengan dasar Al-Hubb (Kecintaan) di jalan keindahan Al-Rahmah (Kasih Sayang)
Cium tangan, wahabi dan penduduk Hadramaut
Al Rohilah As Seggaf
Cium tangan, wahabi dan penduduk Hadramaut
Habib Hasan bin Saleh al Bahr ditanya soal mencium tangan ahlul bait nabi. Beliau berkata: Mencium tangan ahlul bait termasuk usaha utk mendekatkan diri kpd Al Habib Al A'dhom, Rasulullah saw. Sesuai dgn wahyu Allah swt di QS Asy-Syura, 42:23) - Rasul tdk minta upah kecuali kasihsyg kpd keluarganya. Abdullah bin Abbas ra adalah seorang ahlul bait. Ketika Zaid bin Tsabit ra selesai menyalatkan jenazah, seseorang mengambil kuda beliau. Ibn Abbas ra mengambil alih kuda dari orang itu, lalu menuntunnya ke pemiliknya yaitu Zaid ra. Zaid ra berkata "Wahai sepupu Rasulullah, mengapa engkau berbuat demikian ?" Beliau menjawab, "beginilah kami diperintahkan untuk menghormati para ulama kami". Zaid ra segera mencium tangan beliau dan berkata "beginilah kami diperintahkan untuk memuliakan ahlul bait Rasulullah saw". Waktu Haramain berada dibwh kekuasaan wahabi, jamaah haji tidak dapat mencium tangan ahlul bait. Allah lalu menakdirkan seorang muhib mencium tanganku. Salah seorang wahabi melihatnya dan berkata padaku: "Kau dari Hadramaut?" "Benar" jawabku. "Hadramaut adalah negeri syirik", ucapnya. "Demi Allah itu tidak benar. Kami adalah kaum muslimin yang mengesakan Allah. Kami mengetahui tauhid dan hakikatnya. Sedang kalian tidak mengetahuinya. Kalian mendatangiku dengan keyakinan bahwa kamu bisa memberikan hidayah: itu adalah syirik", jawabku. (Habib Hasan alBahr mendapat ilham ilahiyyah bahwa wahabi itu berniat memberinya hidayah, kemudian di kasyaf oleh beliau) Wahabi itu terdiam dan membisu, tidak mampu berkata-kata. Lalu malamnya aku bermimpi bertemu Rasulullah saw. Beliau menghampiriku yg saat itu sedang di bawah mizab Kabah. Aku memeluk beliau saw lalu mencium tangan dan pundak beliau. Saat itu aku melihat seorang pimpinan wahabi melihat perbuatanku lalu Rasulullah memintaku menjelaskan perbuatanku itu kepadanya, dan aku sampaikan penjelasanku itu yang membuat Rasulullah tersenyum padaku" http://www.fastabiqul-khairat.com/
9 GODAAN SETAN YANG HARUS DI WASPADAI
Muhammad Ahmad Al-Habsyi II
9 GODAAN SETAN YANG HARUS DI WASPADAI
1. Setan itu selalu menggoda manusia untuk memikirkan angan-angan indah, yang bisa di jangkau panca indra,karena apa yang di inginkannya adalah agar manusia lalai beribadah,
2. Setan itu menggoda manusia agar tidak mau mengakui keterlibatan ALLAH dalam urusan rizki sehingga manusia selalu merasakan kesusahan saat ia bekerja,
3. Setan ingin bahwa manusia bekerja dengan hati penuh kesusahan,banyaknya kebutuhan hidup dan persaingan dalam mencari rizki,
4. Setan memerlihatkan kepada orang keburukan orang lain agar mereka tidak mau saling tolong-menolongsatu sama lain,
5. Setan selalu berusaha memasukkan sugesti negatif ke dalam hati orang beriman agar merasakan kesusahan,
6. Setan memerlihatkan banyaknya kebutuhan hidup anda agar anda selalu merasa kekurangan,
7. Setan menanam benih kebencian dalam kesadaran manusia agar satu sama lain saling bermusuhan dalam kehdupan duniawi ini,
8. Saat setan menguasai kesadaran manusia maka pikiran akan memandang keburukan sebagai kebaikan,
9. Setan tidak mengajarkan manusia berpikir dengan benar tapi ia mengajarkan manusia agar selalu merasa benar.
Semoga kita selalu dilindungi dari godaan setan yang terkutuk.
Aamiin Yaa Rabbal 'aalamiin.