30.10.15

WANITA-WANITA YANG JAUH DARI RAHMAT ALLAH

Wanita-wanita yang tak akan masuk syurga Oleh : Al allamah Habib Zain bin Sumaith 1. Wanita Bertato لعن الله الواشمات والمستوشمات المغيرات خلق الله “Allah melaknat wanita pembuat tato dan yang bertato, yang merubah ciptaan Allah Ta’ala.” (HR. Bukhari) Tato adalah memasukkan Jarum kedalan tubuh kemudian di isi dengan pewarna hitam atau seumpama nya 2. wanita mencukur alias لعن الله المتنمصات Allah melaknat wanita yang di cukur alis " Annashu " adalah orang yang mencukur Alis atau menipiskan alis sedangkan " Al-munammishah" adalah orang yang di cukur alis nya, orang yang meminta untuk di cukur alis nya. 3. wanita yang dikikir giginya لعن الله ..... والمتفلجات للحسن المغيرات خلق الله " Allah melaknat wanita yang dikikir giginya dengan tujuan mempercantik diri mereka merubah ciptaan Allah" Yang disebut taFallaj, yaitu meletakkan sesuatu di sela-sela gigi, supaya nampak agak sedikit jarang. 4. wanita penyambung rambut لعن الله الواصلة والمستوصلة Allah melkanta wanita penyambung Rambut dan yang disambung rambutnya Al-washilah " Adalah orang yang menyambung Rambut dengan rambut yang lian, di antaranya adalah wig. sedangkan Al-mustaushilah " adalah wanita yang meminta disambung rambut nya. 5. wanita yang suami nya marah kepada nya (إذا دعى الرجل امرأته الى فراشه فأبت فبات غضبان عليها لعنتها الملائكة حتى تصبح ) البخاري ومسلم “Bila seorang suami mengajak isterinya ke pelaminan (untuk melakukan hubungan badan) lalu menolak untuk datang sehingga semalaman ia (suami) marah, maka malaikat akan melaknatnya (isteri) hingga pagi hari. (HR Bukhari-muslim) 6. Wanita yang menyerupai Laki-laki لعن صلى الله عليه وسلم المتشبهات من النساء بالرجال Rasulullah sahllahu alaihi wa sallam melaknat wanita yang menyerupai lelaki 7. Wanita yang meratap. Adalah wanita yang meratapi mayyit dengan berteriak-teriak serta merobek-robek saku nya. 8. Wanita yang tabarruj ( menampakkan perhiasan dan anggota tubuh untuk menarik perhatian laki-laki) نساء كاسيات عاريات ....... ملعونات wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang, adalah wanita-wanita yang di laknat Laknat itu adalah di jauhkan dari Rahmat Allah, peringatanku wahai saudaraku bahwa kecantikan dunia ini akan sirna, tidak akan kekal kecuali Amal yang shalih. Kesimpulan : Sesungguhnya kita berada di sebuah zaman di mana para pemuda dan pemudi kaum muslimin suka meniru-niru kebiasaan Musuh-Musuh Allah dan Rasul nya dan menganggap baik tradisi kebiasaan nya. Bahkan sampai menggemari dan bangga terhadap mereka. Sesungguhnya Allah melaknat orang yang suka menyerupai Orang-orang kafir dan di jauhkan dari Rahmat nya serta mencelakan nya Oleh itu wahai Kaum muslimin pengikut agama yang toleran, sebaik-baik nya agama yang di turunkan dari langit, dan Rasul penebar rahmat, agamamu ini adalah agama yang agung tak ada banding nya bila di bandingkan dengan agama lain, Agama kemudahan dan kebaikan, agama yang berinterasi secara baik dan bijak. mungkinkah ada kebuta'an dalam hati, ataukah pura-pura bodoh? ataupun kita telah menjadi orang yang tak perduli di sebabkan oleh kecintaan terhadap dunia yang telah membutakan kita sehingga dapat memutuskan hubungan antara kita dan tuhan kita, Takutlah kepada Allah yang mencintai kalian dan melimpahkan Nikmat-nya untuk kalian, dialah Allah maha suci dan maha kuasa untuk merampas nikmat-nikmat nya jika seorang muslim terus-menerus berpaling sehingga Allah menghukum nya maka dari itu berpeganglah kepada Agamamu, menirulah kepada Nabi mu dan ahlu bait nya dan orang-orang pilihan setelah nya pegang teguh kuat-kuat jangan terombang-ambing oleh angin dan jangan terpengaruh oleh goda'an fitnah. dengan iman yang kokoh di hati dan akal yang unggul Panutilah kekasih mu yaitu sayyidina Muhammad dan Ahlu bait nya, para sahabat nya, dan sekalian tabi'in setelahnya , mereka inilah manhaj mu, cahayamu, jalan mu, panutan mu, titian mu, penunjuk jalan mu, sanad mu, kemulya'an mu, kebahagiaan mu, dan mereka adalah orang-orang yang dekat kepada Allah ....... هم الــقــوم لا يـشـقــى بـــهـــم جــلــيـــســهــــم ...... Mereka itu adalah kaum yang tidak mencelakakan teman duduknya” Wallahu`alam “Allahumma shalli wa sallim ‘ala Sayyidina Muhammad nuuri-kas saari wa madaadikal jaari wajma’nii bihi fi kulli athwaari wa ‘ala alihi wa shahbihi yannuur”

Tata cara mandi wajib ( mandi junub )

Assalamu’alaikum.. :)

Tata Cara Mandi Junub (Mandi Wajib).

Jika engkau dalam keadaan junub (berhadas besar) karena keluar mani ketika mimpi atau kerena bersetubuh dan sebab yang lainnya, maka engkau wajib mandi besar. Ambillah air dan bawalah ke kamar mandi (jika tidak ada air dan diperlukan). Basuhlah kedua tanganmu 3x. Wajib menghilang sesuatu yang najis dan sesuatu yang dapat menghalangi (cat,dll) tubuh dari terkenanya air sebelum melakukan mandi. Berwudhulah (disunnahkan) seperti wudhu untuk melakukan shalat sebelum mandi mengangkat hadas besar menyertakan semua doa-doanya, hanya saja jangan engkau membasuh kedua kaki kecuali setelah selesainya mandi karena hal itu akan lebih hemat air (jika air sedikit). Siramlah air di kepalamu 3x sambil mengguyur kepala berniat dihati mengangkat hadas besar, seperti “Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari janabati fardlal lillaahi ta’aalaa (Artinya: Sengaja aku mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar dan mandi wajib kerana Allah Ta’ala)", lalu siramlah air ke tubuh bagian kanan 3x, lalu bagian tubuh kiri 3x, begitu bagian belakang 3x, lalu masukkanlah jari tangan kedalam gayung yang ada airnya lalu sela-selailah rambut seperti memijit kepala dan jenggotnya, yakinkan bahwa engkau telah menyampaikan air atau meratakan air keseluruh tubuhmu (harus dibasuh/diratakan dengan air (seperti wudhu) diantaranya kuping, hidung, puser) sampai kelipatan-kelipatan tubuh dan tempat tumbuhnya rambut baik tebal maupun tipis, juga membasuh/mengguyur lipatan dubur/pantat seperti melakukan cebok buang air, hati-hati, janganlah engkau menyentuh alat kelaminmu dengan telapak (muka tangan) tanganmu setelah berwudhu maka jika hal itu terjadi maka wajib bagimu untuk mengulang wudhu kembali.

Adapun yang merupakan rukun dan kewajiban mandi wajib dari semua yang telah tersebut adalah :
1. Niat.
2.. Menghilangkan Najis.
3. Meratakan air keseluruh badan dengan cara menyiramkannya.

Penulis : M. Shulfi bin Abunawar Al 'Aydrus.

24.10.15

TANGISAN SUCI BAGINDA NABI

محمد علي سونلى‎TARIQAH BA ALAWI (Tarekat Kaum Sufi)

TANGISAN SUCI BAGINDA NABI

Suatu ketika Sayyidina Husein kecil mendatangi ibundanya, Sayyidah Fathimah, sembari menangis ia berkata. “Bundaku, Kakek (Nabi Muhammad SAW) lebih mencintai kakakku Hasan daripada aku.” “Mengapa duhai anakku..?” tanya Sayyidah Fathimah penuh kelembutan. “Kakek senantiasa mengecup bibir Hasan sedangkan Kakek hanya mencium leherku.” ujar Sayyidina Husein kecil. Segera Sang Ibunda membawa kedua anaknya menghadap Rasulullah SAW dan menceritakan keluhan anak tercintanya itu. Sembari menatap tajam dan lama, Rasulullah SAW pun berkata, ”Anakku Fatimah, Hasan memang selalu ku kecup bibirnya, lantaran kelak ia akan wafat diracun oleh orang terdekatnya, dan seluruh isi perutnya akan terburai keluar lewat mulutnya. Sedangkan engkau wahai Husein..” Sambil menatap Sayyidina Husein lama sekali, Rasulullah SAW tidak bisa meneruskan ucapannya, dan akhirnya Beliau SAW pingsan beberapa saat. Setelah tersadar Beliau SAW kembali menatap Sayyidina Husein sambil terus menangis berguncang dadanya, lantas berucap, “Sedangkan engkau, Husein.., sering kali kucium lehermu karena engkau akan meninggal syahid dengan keadaan terpisah kepala dari jasad.” Dan saat itu, keadaan rumah mungil yang penuh cahaya Surgawi itupun pecah oleh Tangisan Suci Rasulullah Saw, Sayyidah Fatimah dan kedua Cucu Beliau SAW. Dan hari ini, 10 Muharram tepat 14 abad yang lalu di padang gersang Karbala Iraq, Sayyidina Husein beserta hampir seluruh AhlulBait Nabi SAW dibantai oleh manusia-manusia munafik yang serakah akan harta dan jabatan dunia. Asyura adalah Hari kemenangan para Nabi dan Rasul. Asyura juga Hari kemenangan yang diraih Sayyidina Husein dan para AhlulBait Nabi SAW demi tegaknya dakwah Sang Nabi. TRAGEDI KARBALA bukan milik Syiah, tapi milik umat ISLAM. Jadikan Asyura sebagai semangat menuju kesempurnaan akhlak, menegakkan Al-Haqq (Kebenaran) dengan dasar Al-Hubb (Kecintaan) di jalan keindahan Al-Rahmah (Kasih Sayang)

Cium tangan, wahabi dan penduduk Hadramaut

Al Rohilah As Seggaf

Cium tangan, wahabi dan penduduk Hadramaut

Habib Hasan bin Saleh al Bahr ditanya soal mencium tangan ahlul bait nabi. Beliau berkata: Mencium tangan ahlul bait termasuk usaha utk mendekatkan diri kpd Al Habib Al A'dhom, Rasulullah saw. Sesuai dgn wahyu Allah swt di QS Asy-Syura, 42:23) - Rasul tdk minta upah kecuali kasihsyg kpd keluarganya. Abdullah bin Abbas ra adalah seorang ahlul bait. Ketika Zaid bin Tsabit ra selesai menyalatkan jenazah, seseorang mengambil kuda beliau. Ibn Abbas ra mengambil alih kuda dari orang itu, lalu menuntunnya ke pemiliknya yaitu Zaid ra. Zaid ra berkata "Wahai sepupu Rasulullah, mengapa engkau berbuat demikian ?" Beliau menjawab, "beginilah kami diperintahkan untuk menghormati para ulama kami". Zaid ra segera mencium tangan beliau dan berkata "beginilah kami diperintahkan untuk memuliakan ahlul bait Rasulullah saw". Waktu Haramain berada dibwh kekuasaan wahabi, jamaah haji tidak dapat mencium tangan ahlul bait. Allah lalu menakdirkan seorang muhib mencium tanganku. Salah seorang wahabi melihatnya dan berkata padaku: "Kau dari Hadramaut?" "Benar" jawabku. "Hadramaut adalah negeri syirik", ucapnya. "Demi Allah itu tidak benar. Kami adalah kaum muslimin yang mengesakan Allah. Kami mengetahui tauhid dan hakikatnya. Sedang kalian tidak mengetahuinya. Kalian mendatangiku dengan keyakinan bahwa kamu bisa memberikan hidayah: itu adalah syirik", jawabku. (Habib Hasan alBahr mendapat ilham ilahiyyah bahwa wahabi itu berniat memberinya hidayah, kemudian di kasyaf oleh beliau) Wahabi itu terdiam dan membisu, tidak mampu berkata-kata. Lalu malamnya aku bermimpi bertemu Rasulullah saw. Beliau menghampiriku yg saat itu sedang di bawah mizab Kabah. Aku memeluk beliau saw lalu mencium tangan dan pundak beliau. Saat itu aku melihat seorang pimpinan wahabi melihat perbuatanku lalu Rasulullah memintaku menjelaskan perbuatanku itu kepadanya, dan aku sampaikan penjelasanku itu yang membuat Rasulullah tersenyum padaku" http://www.fastabiqul-khairat.com/

9 GODAAN SETAN YANG HARUS DI WASPADAI

Muhammad Ahmad Al-Habsyi II

9 GODAAN SETAN YANG HARUS DI WASPADAI

1. Setan itu selalu menggoda manusia untuk memikirkan angan-angan indah, yang bisa di jangkau panca indra,karena apa yang di inginkannya adalah agar manusia lalai beribadah,

2. Setan itu menggoda manusia agar tidak mau mengakui keterlibatan ALLAH dalam urusan rizki sehingga manusia selalu merasakan kesusahan saat ia bekerja,

3. Setan ingin bahwa manusia bekerja dengan hati penuh kesusahan,banyaknya kebutuhan hidup dan persaingan dalam mencari rizki,

4. Setan memerlihatkan kepada orang keburukan orang lain agar mereka tidak mau saling tolong-menolongsatu sama lain,

5. Setan selalu berusaha memasukkan sugesti negatif ke dalam hati orang beriman agar merasakan kesusahan,

6. Setan memerlihatkan banyaknya kebutuhan hidup anda agar anda selalu merasa kekurangan,

7. Setan menanam benih kebencian dalam kesadaran manusia agar satu sama lain saling bermusuhan dalam kehdupan duniawi ini,

8. Saat setan menguasai kesadaran manusia maka pikiran akan memandang keburukan sebagai kebaikan,

9. Setan tidak mengajarkan manusia berpikir dengan benar tapi ia mengajarkan manusia agar selalu merasa benar.

Semoga kita selalu dilindungi dari godaan setan yang terkutuk.

Aamiin Yaa Rabbal 'aalamiin.

22.10.15

IMAM ABI HANIFAH DAN ULAMA KHAWARIJ

Sewaktu Imam Abu Hanifah masih kecil-kira usia 7 tahun, terdapat seorang ulama yang memiliki ilmu luas dan tiada bandingannya pada waktu itu, namanya Dahriyyah.Seluruh ulama pada waktu itu tak mampu menandinginya disaat berdebat, terutama dalam bab tauhid, oleh karena itu dia merasa paling pintar, maka muncullah sifat sombong pada dirinya, bahkan na’udzubillah akhirnya ia berani mengatakan bahwa Allah itu tidak ada. Sayangnya para ulama pun tak mampu mengalahkan dia dalam berdebat. Pada suatu pagi dikumpulkanlah para ulama di suatu majlis milik Syaikh Himad guru Imam Abu Hanifah, dan hari itu Abu Hanifah yang masih kecil hadir dimajlis tersebut. Maka Dahriyyah naik ke mimbar dan berkata dengan sombongnya.Dahriyah : "Siapakah diantara kalian hai para ulama yang sanggup menjawab pertanyaanku?Sejenak suasana hening, para ulama semua terdiam. Namun tiba-tiba berdirilah Abu Hanifah seorang bocah kecil berusia 7 tahun dan berkata,Abu Hanifah : "Omongan apa ini? Maka barang siapa tahu pasti ia akan menjawab pertanyaanmu."Dahriyyah : "Siapa kamu hai anak ingusan, berani kamu bicara denganku, tidakkah kamu tahu bahwa banyak yang berumur tua, bersorban besar, para pejabat, para pemilik jubah kebesaran mereka semua kalah dan diam dari pertanyaanku, kamu masih ingusan dan kecil badannya beranimenantangku!"Abu Hanifah : "Allah tidak menyimpan kemuliaan dan keagungan kepada pemilik sorban yang besar dan para pejabat, dan para pembesar, tetapi kemuliaan hanya diberikan kepada al-ulama."Dahriyah : "Apakah kamu akan menjawab pertanyanku?"Abu Hanifah: "Ya aku akan menjawab pertanyaanmu dengan taufiq Allah."Dahriyyah : "Apakah Allah itu ada?"Abu Hanifah: "Ya ada."Dahriyyah : "Dimana Dia?"Abu Hanifah: "Allah tiada tempat bagi Dia."Dahriyyah : "Bagaimana bisa disebut ada bila Dia tak punya tempat?"Abu Hanifah : "Dalilnya ada di badan kamu yaitu ruh. Sekarang saya yang tanya, kalau kamu yakinruh itu ada, maka dimana tempatnya? Dikepalamu,diperutmuatau dikakimu?"Dahriah diam seribu basa dengan muka malu. Lalu Abu Hanifah minta air susu pada gurunya Syaikh Himad, dan ia bertanya pada Dahriyyah.AbuHanifah: "Apakah kamu yakin di dalam susu ini ada manis?"Dahriyyah : "Ya saya yakin di susu itu ada manis."Abu Hanifah: "Kalau kamu yakin ada manisnya, saya tanya apakah manisnya ada di bawah, atau di tengah, atau di atas?"Lagi-lagi Dahriyyah diam dengan rasa malu, lalu Abu Hanifah menjelaskan.Abu Hanifah : "Seperti ruh atau manis yang tidak memiliki tempat, maka seperti itu pula tidak akan ditemukan bagi Allah tempat di alam ini baik di 'arsy atau dunia ini."Lalu Dahriyyah bertanya lagi.Dahriyyah : "Sebelum Allah itu apa dan setelah Allah itu apa?"Abu Hanifah: "Tidak ada apa-apa sebelum Allah dan sesudahnya tidak ada apa-apa."Dahriyyah : "Bagaimana bisa dijelaskan bila sebelum dan sesudahnya tak ada apa-apa?"Abu Hanifah : "Dalilnya ada di jari tangan kamu. Apakah sebelum jempol dan apakah setelah kelingking? Dan apakah kamu akan bisa menerangkan jempol duluan atau kelingking duluan?Demikianlah sifat Allah. Ada sebelum semuanya ada dan tetap ada bila semua tiada. Itulah makna kalimat Ada bagi hak Allah."Lagi-lagi Dahriyyah dipermalukan, lalu ia berkata.Dahriyyah : "Satu lagi pertanyaanku yaitu, apa perbuatanAllah sekarang ini?"Abu Hanifah : "Kamu telah membalikan fakta, seharusnya yang bertanya itu di bawah mimbar dan yang di tanya di atas mimbar.Akhirnya Dahriyyah turun dari mimbar dan AbuHanifah naik ke atas mimbar.Dahriyyah : "Apa perbuatan Allah sekarang?"Abu Hanifah : Perbuatan Allah sekarang adalah menjatuhkan orang yang tersesat seperti kamu ke bawah jurang neraka dan menaikan yang benar seperti aku ke atas mimbar keagungan.Maha suci Allah yang telah menyelamatkan Aqidah ahli sunnah wal jamaah melalui anak kecil. Di tukil dari Kitab Fathul Majid hal 7.Karya Syekh Muhammad Nawawi bin Umar Al Jawi Asy Syafi’i

19.10.15

"SUDAKAH KITA BERMANFAAT UNTUK ORG LAIN ?"

Renungan Qalbu "SUDAKAH KITA BERMANFAAT UNTUK ORG LAIN ?" Betapa ruginya manusia yg hidup sangat pendek di dunia, sekitar 60 sd 90 thn, jika tdk Bermanfaat Lalu apa yg mau dibawa saat mudik keakherat nanti. Padahal apa yg kita miliki nantinya ditinggal di dunia, kecuali ilmu yg dimanfaatkan & bermanfaat, amal jariyah serta adanya anak2 yg sholeh/sholehah. Bagaiman menurut Rasululloh tentang org bermanfaat tersebut. Diriwayatkan dari Jabir berkata,”Rasululloh Shallallahu alaihi wassalam bersabda, "Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Thabrani-Daruquthni) Dari Ibnu Umar bahwa seorang lelaki mendatangi Rasululloh Shallallahu alaihi wassalam dan berkata, ”Wahai Rasululloh, siapakah orang yang paling diicintai Alloh ? dan amal apakah yang paling dicintai Alloh swt?” Rasululloh Shallallahu alaihi wassalam menjawab,”Orang yang paling dicintai Alloh adalah orang yang paling bermanfaat buat manusia dan amal yang paling dicintai Alloh adalah kebahagiaan yang engkau masukkan kedalam diri seorang muslim atau engkau menghilangkan suatu kesulitan atau engkau melunasi utang atau menghilangkan kelaparan. Dan sesungguhnya aku berjalan bersama seorang saudaraku untuk (menuaikan) suatu kebutuhan lebih aku sukai daripada aku beritikaf di masjid ini, yaitu Masjid Madinah, selama satu bulan. Dan barangsiapa yang menghentikan amarahnya maka Alloh akan menutupi kekurangannya dan barangsiapa menahan amarahnya padahal dirinya sanggup untuk melakukannya maka Alloh akan memenuhi hatinya dengan harapan pada hari kiamat Dan barangsiapa yang berjalan bersama saudaranya untuk (menunaikan) suatu keperluan sehingga tertunaikan (keperluan) itu maka Alloh akan meneguhkan kakinya pada hari tidak bergemingnya kaki-kaki (hari perhitungan (HR. Thabrani) Sudahkah kemarin dan hari ini kita bermanfaat utk diri sendiri dan org lain sekitar kita ?