24.8.15
Kisah Shalawat Nabi Muhammad SAW
Kisah Shalawat Nabi Muhammad SAW
Anda Pasti meneteskan air mata mendengar berita ini. Terutama
permohonan Malaikat Isrofil kepada Allah SWT
Rasulullah SAW telah bersabda bahwa, “Malaikat Jibril, Mikail,
Israfil dan Izrail as. telah berkata kepadaku.
Berkata Malaikat Jibril as. :
“Wahai Rasulullah, barang siapa yang membaca selawat ke atasmu tiap-tiap hari sebanyak sepuluh kali, maka akan saya bimbing tangannya dan akan saya bawa dia melintasi titian seperti kilat menyambar.”
Berkata pula Malaikat Mikail as. :
“Mereka yang berselawat ke atas kamu akan aku beri mereka itu minum dari telagamu.”
Berkata pula Malaikat Israfil as. :
“Mereka yang berselawat kepadamu akan aku sujud kepada Allah SWT dan aku TIDAK AKAN mengangkat
kepalaku sehingga Allah SWT mengampuni orang itu (yang bershalawat).”
Malaikat Izrail as pula berkata :
“Bagi mereka yang berselawat ke
atasmu, akan aku cabut ruh mereka itu dengan selembut-lembutnya
seperti aku mencabut ruh para nabi-nabi.”
Apakah kita tidak cinta kepada Rasulullah SAW?
Para malaikat memberikan jaminan masing-masing untuk orang-orang yang
berselawat ke atas Rasulullah SAW.
Dengan kisah yang dikemukakan ini, kami harap para pembaca tidak akan melepaskan peluang untuk berselawat ke atas junjungan kita Nabi Muhammad SAW.
Mudah-mudahan kita menjadi orang-orang kesayangan Allah, Rasul dan para Malaikat.
Bacaan sholawat Nabi sangat beragam, ini adalah satu dari beragam itu.
Ya Nabi Salam Alaika..
Ya Rasul salam alaika...
Ya Habiib salam alaika...
Sholawatulloh alaika...
Dalam Al-Qur'an Allah swt. berfirman:
"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatNya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya".
(QS. Al-Ahzab: 56)
Nabi Muhammad saw. bersabda:
"Bershalawatlah kamu kepadaku,
karena shalawat itu menjadi zakat penghening jiwa pembersih dosa
bagimu".
(Diriwayatkan oleh Ibnu Murdawaih)
Dari Abu Hurairah ra. diberitakan Nabi Muhammad saw. bersabda:
"Janganlah kamu menjadikan rumah-rumahmu sebagai kubur dan menjadikan kuburku sebagai persidangan hari raya. Bershalawatlah kepadaku, karena shalawatmu sampai kepadaku dimana saja kamu berada".
(HR. An-Nasai, Abu Dawud dan Ahmad serta dishahihkan oleh An-Nawawi).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar